kpu.singkawangkota.go.id

Kotak Pesan

Email:
Perihal:
Pesan:
Berapa Jumlah Mata Orang Normal?
Ditulis oleh Operator Web KPU
Diterbitkan pada Senin, 08 April 2019 22:31

Jumlah pemilih pindah memilih masuk ke Kota Singkawang dalam Pemilu 2019 sebanyak 1.500 pemilih. Anggota KPU Singkawang Divisi Data dan Informasi, Umar Faruq mengatakan, jumlah tersebut berdasarkan pemilih yang mengurus baik di daerah asal maupun langsung mengurus di daerah tujuan pindah memilih.

“Pemilih masuk yang mengurus di daerah asal sebanyak 1.004 pemilih. Dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 671 dan pemilih perempuan berjumlah 333. Tersebar di 445 TPS, 23 kelurahan dan 5 kecamatan,” ujarnya usai rapat pleno terbuka daftar pemilih tambahan (DPTb) di Kampung Batu Villa & Resto, Selasa (19/3/2019) malam.

Untuk pemilih pindah memilih masuk yang mengurus di daerah tujuan sebanyak 496 pemilih. Umar menyebutkan, pemilih laki-laki berjumlah 314 dan pemilih perempuan 182. Tersebar di 108 TPS, 23 kelurahan dan 5 kecamatan.

Sementara untuk pemilih asal Kota Singkawang yang mengurus pindah memilih keluar berjumlah 1.473. Yang mengurus di daerah asal sebanyak 70 pemilih. Rinciannya, pemilih laki-laki berjumlah 36 dan pemilih perempuan 34.

“Tersebar di 42 TPS, 15 kelurahan dan 4 kecamatan. Sedangkan pemilih keluar yang mengurus di daeerah tujuan sebanyak 1.403 pemilih. Dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 842 dan pemilih perempuan berjumlah 561. Tersebar di 499 TPS, 26 kelurahan dan 5 kecamatan,” terang Umar.

Umar menjelaskan, data pemilih pindah memilih ini diinput di sistem informasi data pemilih (Sidalih). Aplikasi ini terintegrasi di KPU RI, di mana masing-masing KPU kabupaten/kota se-Indonesia melakuan aktivasi dan persetujuan pemilih yang telah mengurus pindah memilih.

Salinan penetapan DPTb selanjutnya disampaikan ke KPU Provinsi, Bawaslu Kota, perwakilan peserta pemilu, perangkat Pemerintah Kota, dan PPS melalui PPK.

Sebagaimana diketahui, KPU Kota Singkawang telah membuka posko layanan pindah memilih. Terakhir layanan pada 17 Maret 2019 pukul 16.00 WIB.

“Jadi lewat dari 17 Maret, KPU tidak lagi melayani warga yang ingin pindah memilih. Konsekuensinya, pemilih yang ingin menggunakan hak memilihnya, itu di TPS asal sesuai dengan alamat berdasarkan identitas kependudukannya,” jelas Umar.

Rapat pleno terbuka DPTb dihadiri dari perwakilan peserta pemilu, Bawaslu, Disdukcapil, Polresta, dan anggota PPK se-Kota Singkawang, serta lima anggota KPU Singkawang.

Ditulis oleh Operator Web KPU
Diterbitkan pada Senin, 08 April 2019 22:27

Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengeluarkan putusan nomor 20/2019, Kamis (28/3/2019) lalu, di mana satu di antaranya mengatur batas akhir pindah memilih.

"Dalam putusan itu, masa mengurus dokumen pindah memilih (Form A.5/Daftar Pemilih Tambahan) diperpanjang hingga H-7 atau selambat-lambat pengurusan sampai 10 April 2019," kata Anggota KPU Singkawang Divisi Data dan Informasi, Umar Faruq, Senin (1/4/2019).

Ia menjelaskan, sebelumnya pengurusan dokumen pindah memilih karena keadaan tertentu antara lain menjalankan tugas di tempat lain pada hari pemungutan suara.

 

Menjalani rawat inap di rumah sakit atau Puskesmas dan keluarga yang mendampingi, penyandang disabilitas yang menjalani perawatan di panti sosial/panti rehabilitasi.

Menjalani rehabilitasi Narkoba, menjadi tahanan atau sedang menjalani hukuman penjara atau kurungan, tugas belajar/menempuh pendidikan menengah atau tinggi, pindah domisili, tertimpa bencana alam dan/atau bekerja di luar domisilinya.

Pada perpanjangan masa pengurusan pindah memilih ini hanya berlaku bagi pemilih dengan keadaan tertentu, yakni pemilih yang mengalami sakit, tertimpa bencana alam, menjadi tahanan karena melakukan tindak pidana atau menjalankan tugas pada saat pemungutan suara.

Bagi pemilih yang memenuhi 4 keadaan tertentu tersebut, dapat mengurus dokumen pindah memilih dengan prosedur yang sama seperti sebelumnya.

Ada 3 pilihan dalam mengurus di antaranya melalui PPS di desa/kelurahan asal sesuai alamat di E-KTP atau ke KPU Kabupaten Kota asal.

Kemudian langsung ke KPU Kabupaten/Kota tujuan, sesuai domisili saat ini.

"Tentu dengan membawa E-KTP/KK atau Surat Keterangan (Suket) pengganti E-KTP," tuturnya.

Dalam hal pelayanan pindah memilih, Form A.5 baru bisa diterbitkan jika pemilih yang ingin pindah memilih sudah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Untuk mengetahui sudah terdaftar atau belum terdaftar dalam DPT, pemilih bisa mengecek secara langsung melalui lindungihakpilihmu.kpu.go.id atau cek di aplikasi KPU RI PEMILU 2019 di Playstore.

"Yuk, maksimalkan perlindungan hak konstitusional warga negara," ajaknya.

Ditulis oleh Operator Web KPU
Diterbitkan pada Selasa, 19 Februari 2019 15:16

Umar Faruq (Anggota KPU) membacakan Jumlah Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di Wilayah Kota Singkawang, Minggu (17/02/2019).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang menetapkan jumlah pemilih kategori daftar pemilih tambahan (DPTb) yang masuk ke Singkawang untuk pindah memilih sebanyak 59 pemilih. Sementara untuk pemilih pindah memilih keluar sebanyak 131 pemilih.

Penetapan jumlah pemilih pindah memilih tahap satu ini berdasarkan data di Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih),yang selanjutnya disampaikan KPU ke peserta pemilu dan Bawaslu Singkawang dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan DPTb dalam Pemilu 2019 yang dilaksanakan di Aula KPU Singkawang, Pasiran, Minggu (17/2/2019) siang.

“Pelaksanaan rapat pleno terbuka yang kami laksanakan hari ini merupakan pleno tahap pertama. Untuk tahap kedua akan diilaksanakan setelah pendataan DPTb H-30 sebelum hari pemungutan suara 17 April 2019 nanti,” ujar Ketua KPU Kota Singkawang, Riko.

Penetapan dalam rapat pleno ini, sebelumnya telah dilakukan pendataan pemilih yang pindah memilih berdasarkan SK KPU RI nomor 227 tahun 2019, di mana pendataan dilakukan H-60 sebelum hari pemungutan suara, baik melalui Posko Layanan Pindah Memilih maupun dengan menjemput pendataan ke tempat-tempat yang berpotensi terdapat warga yang ingin pindah memilih.

“Pendataan tahap pertama ini terkait dengan menyesuaikan penyediaan kebutuhan logistik pemungutan suara. Untuk surat suara yang akan didistribusikan ke tiap-tiap TPS nantinya, surat suara untuk pemilih DPT di TPS ditambah pemilih DPTb ditambah 2 persen dari jumlah pemilih di TPS,” terang Riko.

Anggota KPU Kota Singkawang Divisi Data dan Informasi, Umar Faruq menambahkan, daftar pemilih yang pindah memilih tahap satu ini berasal dari berbagai daerah. Tersebar di lima kecamatan dan di 24 kelurahan dari 26 kelurahan yang ada di Singkawang.

“Penyebaran pindah memilih ini berada di 127 TPS. Secara rinci, 59 pemilih yang pindah masuk untuk memilih ke Singkawang, 31 pemilih laki-laki dan 28 pemilih perempuan,” sebutnya.

Sementara itu, untuk kategori pemilih yang pindah memilih ke luar berjumlah 131 pemilih. Umar menjelaskan, pemilih keluar selanjutnya dipilah dalam dua kategori, mereka yang mengurus di daerah asal dan mengurus di daerah tujuan.

Ditulis oleh Operator Web KPU
Diterbitkan pada Senin, 08 April 2019 22:21

alam rangka memeriahkan Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang akan menggelar Konser Musik dan Pemilu Run, 6 dan 7 April 2019.

Acara konser musik yang akan diadakan di Mes Daerah Kota Singkawang ini akan menampilkan sejumlah grup band, penyanyi solo, dan Putri Pariwisata Kota Singkawang 2018, Noni Rizky.

 

“Kegiatan yang akan diadakan dalam waktu dekat ini, selain hiburan dan kegiatan kebugaran, maksud KPU juga untuk menyosialisasikan Pemilu 2019,” ujar Khairul Abror, Anggota KPU Kota Singkawang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Selasa (2/4/2019).

Sementara itu, untuk kegiatan Pemilu Run, KPU telah membuka pendaftaran bagi masyarakat Kota Singkawang yang ingin ikut dalam kegiatan tersebut. Sejak dibuka, antuiasme warga yang mendaftar cukup baik.

“Kami membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin ikut kegiatan Pemilu Run. Tempat pendaftarannya di Kantor KPU, Jalan DR Sutomo, Pasiran. Pendaftarannyan gratis,” kata Abror.

KPU Kota Singkawang menyediakan berbagai macam hadiah dan doorprise. Hadiah utamanya, satu unit sepeda motor matic.

“Ayo kita ramaikan Pemilu Run. Rutenya, start dari Mes Daerah, menuju Jalan Budi Utomo, Jalan Setia Budi, Jalan Niaga, Jalan Pai Bakir, Jalan P Diponegoro, Jalan Yos Sudarso, Jalan Mesjid, Jalan Merdeka, dan finish di Mes Daerah,” tutup Abror.

Ditulis oleh Operator Web KPU
Diterbitkan pada Kamis, 14 Februari 2019 16:04

SINGKAWANG, KPU Kota Singkawang – Jelang pelaksanaan penyusunan, rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih tambahan (DPTb) di tiap tingkatan penyelenggara pemilu dalam waktu dekat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang menggelar rapat koordinasi (rakor) lanjutan penyusunan DPTb bersama PPS dan PPK, Kamis (14/2/2019).

Rakor yang digelar di Kampung Batu Villa & Resto, Kecamatan Singkawang Barat ini, melibatkan seluruh anggota PPS di 26 kelurahan dan ketua PPK di lima kecamatan yang ada.

“Untuk memaksimalkan penyusunan, rekapitulasi dan penetapan DPTb, maka rakor ini kami adakan. Sehingga nantinya mulai dari PPS, PPK hingga KPU, rekap yang disampaikan selaras,” ujar Ketua KPU Kota Singkawang, Riko, didampingi empat anggota KPU Singkawang lainnya.

Penyusunan, rekapitulasi dan penetapan DPTb ini berdasarkan PKPU nomor 32 tahun 2018 dan SK KPU RI nomor 227 tahun 2019. Di mana penyusunan dan rekapitulasi tingkat kelurahan dilaksanakan pada 15 Februari, rekapitulasi tingkat PPK 16 Februari, dan rekapitulasi dan penetapan di tingkat KPU Kota Singkawang dilaksanakan pada 17 Februari 2019.

“Nantinya, salinan DPTb ini akan disampaikan ke Bawaslu, peserta pemilu, dan perangkat pemerintah daerah,” kata Riko.

Anggota KPU Kota Singkawang Divisi Data dan Informasi, Umar Faruq menambahkan, dalam penyusunan, rekapitulasi, dan penetapan nantinya, baik PPS dan KPU sendiri telah melakukan pendataan dan pengurusan pemilih yang ingin pindah memilih.

Data tersebut berasal dari warga Singkawang maupun dari luar Singkawang yang melapor untuk mengurus pindah memilih dengan dikeluarkannya form model A.5-KPU.

“Dalam form rekap, kita akan sampaikan pemilih yang pindah masuk ke Singkawang. Ini rata-rata warga luar daerah, dan sebagian lagi berasal dari Singkawang itu sendiri,” terang Umar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, penyusunan dan rekap ini dilaksanakan sesuai dengan jadwal rekapitulasi DPTb yang dilakukan paling lambat H-60 sebelum hari pemungutan suara. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan penyediaan kebutuhan logistik pemungutan suara.

“Berdasarkan SK KPU RI nomor 227 tahun 2019, dalam hal setelah H-60 masih terdapat pemilih kategori DPTb, maka dapat dilakukan proses rekapitulasi DPTb sampai dengan H-30 sebelum hari pemungutan suara,” kata Umar.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan PKPU nomor 37 tahun 2018 pasal 36 ayat (4), pemilih yang terdaftar dalam DPTb dapat menggunakan haknya untuk memilih calon anggota DPR apabila pindah memilih ke daerah kabupaten/kota lain dalam satu daerah provinsi dan di dapilnya; calon anggota DPD apabila pindah memilih ke daerah kabupaten/kota lain dalam satu daerah provinsi; pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden apabila pindah memilih ke daerah provinsi lain atau pindah memilih ke suatu negara; calon anggota DPRD Provinsi apabila pindah memilih ke daerah kabupaten/kota lain dalam satu daerah provinsi dan di dapilnya; dan/atau calon anggota DPRD Kabupaten/Kota apabila pindah memilih ke kecamatan lain dalam satu daerah kabupaten/kota dan di dapilnya. (*)

Menuju Pilkada Kota Singkawang

KPU Kota Singkawang

KPU KOTA SINGKAWANG